Sabtu, 09 Juli 2011

Never I forget this moment

"Kesel,kesel kesel gondok ahhhhh belaga banget si tuh anak ihhh " cetus Seril sambil meremas-remas kertas karton yang ada di depannya . Caca yang ada di depannya hanya dapat diam dia tidak tau lagi mau gimana untuk merendam emosi sahabatnya ?
"Tapi ril mungkin aja dia lagi kesel sama lu ?" Cetus Ridha yang ada di sebelahnya .Seril yang sedang membereskan sampah yang ia buat karena meremas- remas kini, ia kembali meremas-remas kertas karton milik Ina
"Dia kesel sama gue ?gara- gara apa coba ?" Cetus Seril sambil melempar kertas minyak milik Ina
"Ril kalo lu lagi kesel jangan kertas gue juga yang kena imbasnya " Cetus Ina yang mengambil kertas minyak yang tadi dilempar Seril
"Sori na gue emosi banget "Cetus Seril sambil mencoba menenangkan hatinya
"Gak apa- apa ril tapi perlu gak gue ngomong langsung sama Arka ?"Sahut Ina
Seril yang tadinya hanya duduk diam langsung kaget ,Dilihatnya Ina yang ada di sebelah kirinya, tapi, untuk marah -marah Ina paling jago sih tapi tetap aja Ina kan gak ada urusan masalah Seril sama Arka yang ada Arka  bakalan bilang beraninya ngadu  .dan rahasia kalau Seril suka sama Arka bakalan terbongkar ( sebenarnya udah kebongkar sih karena curiga sama gerak - geriknya Seril ke Arka )
"Kayaknya gak usah deh na gue takut Arka tau "sahut Seril yang mencoba meredakan amarahnya
"Arka tuh lebay tau gak ? lebay banget " cetus Ridha yang sekarang tidak berkutik lagi dengan handphonenya
"Banget dha gile aja cuma gue sms doang dia itu malah cuek dan marah marah gak jelas padahal kan niatnya nyapa doang kenapa sih tuh anak dingin banget ama cewek dari kelas 7 yang dia suka cuma Karina apa sih bagusnya Karina ? iiihhhhhh padahal dia kayak gitu  .dia pernah ada masalah sama lu kan ca ?" cetus Seril panjang lebar
"Lu iri sama Karina ril ? ngaku aja deh "cetus Ina yang sekarang sudah bertatapan sinis ke arah Seril
"Iya lah , padahal kan Karina udah punya pacar tuh si Reza masih aja Arka suka sama dia " Cetus Seril
"Ril , bener sih si Karina pernah punya masalah sama gue tapi, dia sebenarnya gak salah kok yang salah tuh malah Hafian ngapain dia ngeduain gue sama Karina padahal kan si Hafian tau kalau gue deket sama Karina walaupun gak terlalu deket " Cetus Caca yang sedari tadi hanya diam sekarang angkat suara
Seril hanya dapat diam kenapa semuanya salahin gue ? jelas- jelas Arka yang harusnya disalahin bukan gue .Arka yang salah , Arka yang lebay sampai dia kesel banget sama gue gara gara gue sms waktu itu grrr Cetus Seril dalam hati
"Gue pergi dulu "Cetus Seril tanpa melihat ke arah 3 sahabatnya itu
....................................
Seril terdiam lama di dalam mobilnya . mobil yang sedari tadi ia nyalakan mesinnya belum juga ia jalankan .Seril tertunduk lemas di depan mobil tak tau apa yang ia harus lakukan .tadi saja, ia debat dengan ke 3 sahabatnya itu sebenarnya di lubuk hati paling dalam ada penyesalan yang telah ia lakukan kepada ke 3 sahabatnya tapi, dia pun masih kesel karena yang terus dibela sahabatnya Arka padahal jelas -jelas Arka salah . tapi apa boleh buat kekuatan mereka 3 dan Seril sendiri.  dapat ditafsirkan 3 :1 gak seimbang
"sebenarnya yang sahabat lo tuh siapa sih ?gue atau  Arka ?"

1 komentar: